Home / Alam Islami / Jesse Feras Klaver, Politisi Muda Brilian GroenLinks Belanda
jesse-klaver

Jesse Feras Klaver, Politisi Muda Brilian GroenLinks Belanda

DEN HAAG, ALAMISLAMI.COM, 18/12/2016 – Nama lengkapnya Jesse Feras Klaver. Sejak Mei 2015 menjabat ketua fraksi GroenLinks di DPR Belanda. Dalam usia 29 itu Jesse merupakan ketua fraksi termuda dalam sejarah parlemen Belanda.

Kalau hanya mendengar namanya terkesan ia seorang Belanda tulen. Tapi dari wajahnya sepintas orang segera menduga ia seorang Maroko. Rupa Mediterranian memang berasal dari ayahnya, seorang Muslim Maroko yang meninggalkan Jesse kecil dan ibunya. Bahkan hingga kini Jesse tidak pernah kenal siapa ayahnya. Hanya penggalan nama tengahnya, Feras, yang menjadi penanda bahwa dia memiliki campuran darah Maroko. Sedangkan dari ibunya, Jesse mewarisi darah Indo-Belanda.

Lahir 1 Mei 1986 di Roosendaal, Jesse kecil lebih banyak diasuh oleh nenek dan kakek dari pihak ibunya secara katolik. Dari neneknya dia banyak mengenal budaya Indo serta dapat memaknai hakikat dari suatu solidaritas dan saling-percaya. Sewaktu remaja dia hanya bisa melanjutkan ke vmbo (sekolah menengah kejuruan 4 tahun) yang secara jenjang lebih rendah daripada havo (5 tahun) dan vwo (6 tahun yang kurang-lebih setara SMA).

Jesse punya masa depan politik cerah dan masih panjang. Di kalangan anak muda Belanda, Jesse meraih gelar ‘Politisi Tahun 2015’. Dengan suara 23% ia mengalahkan politisi kontroversial yang juga berdarah Indo, Geert Wilders yang hanya membukukan 12% dukungan dalam kontes yang diselenggarakan oleh EenVandaag Jongerenpanel tersebut.

Para pemilihnya merasa Jesse mampu mengekspresikan diri dengan ungkapan yang jelas (55%), piawai dalam berdebat (45%) dan terlibat langsung (32%). Bahkan menurut Wijnand Duyvendak, ketua tim kampanye GroenLinks, bahwa Jesse sering mengenakan kemeja putih sebagaimana kebiasaan PM Kanada yang sedang populer saat ini, Justin Pierre James Trudeau. Tetapi kalaupun keduanya punya kemiripan tentu itu suatu takdir, tambah Duyvendak.

Jesse memang bagaikan magnet. Punya kharisma. Meskipun pandangannya tentang urgensi menyelamatkan pengungsi dari Syria banyak mendapat penentangan dari publik Belanda, tetapi dalam beberapa jajak-suara GroenLinks diduga bisa meraih belasan kursi. Padahal secara riil saat ini di DPR partai tersebut tidak lebih punya 4 kursi. Kadang dia menyebut dirinya sebagai Obama yang juga berayahkan orang asing dari Afrika.

Yang cukup menarik adalah dukungannya kepada anggota DPR Belanda turunan Turki, Tunahan Kuzu yang disuruh Geert Wilders pulang ke Turki karena dianggap pro-Erdogan (21/09/2016). Jesse adalah satu-satunya anggota DPR Belanda saat itu yang berdiri membela Kuzu dalam sidang parlemen. Atas pembelaan tersebut Kuzu berkata, “Ik was eigenlijk wel bedroefd dat slechts één Kamerlid opstond om daar een punt van te maken.” Politisi turunan Turki itu sangat berterima kasih pada Jesse.

Secerah apa bintang politik muda GroenLinks ini akan bersinar dapat kita saksikan dari hasil pemilu anggota DPR Belanda, 15 Maret 2017 mendatang. (BS/NL).

Sumber Foto: Christiaan Krouwels (https://en.wikipedia.org/wiki/Jesse_Klaver#/media/File:Klaver.jpeg)

image_pdf

Comments

comments

About Baba Siu

Check Also

Cina akan tingkatkan kerjasama kontra-terorisme dengan Turki-islamicgeo

China akan tingkatkan kerjasama kontra-terorisme dengan Turki

BEIJING, ALAMISLAMI.COM — Perbedaan pandangan antara Turki dan China terkait dengan politik China kepada minoritas …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *