Home / Berita / Kapal nelayan Taiwan memasuki perairan Indonesia
indonesia-map_650x400_61447761904

Kapal nelayan Taiwan memasuki perairan Indonesia

Tipe, ALAMISLAMI.COM – Pada hari Selasa tanggal 22 Maret 2016, Taiwan mengatakan pihaknya sedang menyelidiki tuduhan sebuah kapal Indonesia yang mengejar dan menembaki dua kapal nelayan Taiwan di Selat Malaka, peringatan dari Jakarta tersebut menyatakan bahwa kekerasan yang terjadi di laut lepas adalah tindakan yang tidak dapat diterima.

Insiden itu diduga terjadi hanya beberapa hari setelah kapal Indonesia menahan awak kapal Cina yang diduga secara ilegal menangkap ikan di perairan lepas Laut Cina Selatan, yang memicu ketegangan dengan Beijing.

Lembaga nelayan Taiwan mengatakan dua alat tangkap rawaituna sedang melewati perairan Indonesia pada Senin pagi, ketika itu mereka percaya bahwa mereka sedang dikejar dan ditembaki oleh kapal-kapal resmi.

Kementerian luar negeri Taiwan telah meminta perwakilannya di Jakarta untuk menyelidiki tuduhan tersebut dan menetapkan apakah kapal yang terlibat tersebut adalah milik pemerintah Indonesia.

Perdana Menteri Taiwan, Chang San-cheng, mengatakan pihak berwenang menduga kapal bajak laut yang terlibat dalam bentrokan kekerasan tersebut, tetapi mungkin saja kapal milik pemerintah yang disalahkan.

“Bahkan jika daerah tersebut adalah zona ekonomi Indonesia, perahu kami bisa lewat tanpa menyebabkan kerusakan, sehingga ada banyak hal untuk diklarifikasi,” katanya pada hari Selasa.

“(Indonesia) seharusnya tidak menggunakan cara-cara kekerasan terhadap perahu kami bahkan jika kapal itu terlibat dalam illegal fishing … Saya ingin menyatakan bahwa cara-cara kekerasan itu tidaklah bisa diterima,” katanya.

Lembaga nelayan Taiwan mengatakan salah satu kapal memiliki lebih dari 10 lubang peluru. Dua puluh nelayan yang selamat beserta kapalnya kini sedang dalam perjalanan ke Singapura untuk mengkaji besarnya kerusakan, lembaga tersebut menambahkan.

Kementerian luar negeri dan kementerian perikanan Indonesia mengatakan pihaknya sedang menyelidiki insiden tersebut, tetapi belum ada informasi apapun yang diterima.

Indonesia, pada tahun 2014, melontarkan pernyataan akan menindak tegas pencurian ikan dengan menenggelamkan kapal asing jika mereka menangkap ikan tanpa izin setelah kapal-kapal tersebut disita dan para awaknya dilepaskan.

Kebijakan tegas tersebut telah memicu ketegangan dengan negara tetangga Indonesia dan para mitra dagang. Jakarta mengajukan protes tegas kepada Beijing pada hari Senin setelah penjaga pantai Cina mengintervensi kapal patroli Indonesia yang mencoba menahan sebuah kapal nelayan di dekat pulau diwilayah Laut Cina Selatan.

Sementara itu, Indonesia sendiri tidak memiliki sengketa wilayah dengan China di Laut China Selatan, Jakarta bingung dengan ketegasan Beijing di wilayah tersebut.

Analisis

  • Karena bagaimana pun ini menyangkut dengan nama baik dan kedaulatan Indonesia.
  • Perlu dicari bukti yang cukup apakah kapal Taiwan memang memasuki zona perairan Indonesia ataukah tidak.
  • Bagaimanapun jikalau kebijakan tentang perikanan dan kelautan Indonesia memang telah ditetapkan dengan sikap seperti itu, maka hendaknya dipatuhi baik oleh warga negara Indonesia maupun warga asing yang menangkap ikan hingga keperairan Indonesia.
  • Perlunya kontrol dan penjagaan yang baik terhadap wilayah perairan Indonesia dan garis batas negara baik dari pihak petugas di lapangan hingga para petinggi pemegang kebijakan. (PFO/TWN).
image_pdf

Comments

comments

About Nuryadi Ngadirin

Check Also

555444332211

Pengadilan Kasasi Mesir masukkan tokoh Ikhwan dalam list teroris

KAIRO, ALAMISLAMI.COM – Mahkamah Pengadilan Kasasi Mesir menguatkan putusan yang menetapkan tokoh-tokoh Ikhwanul Muslimin masuk …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *