Home / Alam Islami / Masjid Maluku di Belanda Dinista Coretan
an-nur

Masjid Maluku di Belanda Dinista Coretan

DEN HAAG, ALAMISLAMI.COM, 19/02/2017 — Satu dari 2 masjid masyarakat Maluku di Belanda dicoret dengan tulisan yang menistakan. Pencoretan yang menghina Allah itu diperkirakan terjadi Jum’at malam dan baru diketahui Sabtu. Coretan diduga menggunakan cat semprot (aerosol paint) pada dinding arah kiblat Masjid  An-Nur yang berlokasi di Waalwijk tersebut. Sedangkan pada dinding sampingnya ditulis ‘Fuck ISIS’.

Disamping itu, sebuah apartemen tidak jauh dari lokasi masjid juga dicoret-coret. Tim polisi tadi siang singgah memeriksa dan membuat foto terhadap coretan tadi. Pemda berjanji segera menghapusnya. Senin besok pengurus akan melaporkan kejadian (aangifte doen) tersebut ke kantor polisi terdekat.

Masjid An-Nur di Waalwijk dihadiahkan pemerintah Belanda kepada komunitas Muslim Maluku yang bermukim di negeri ini. Masjid ini selesai dibangun tanggal 27 Oktober 1989. Kembarannya adalah Masjid Baiturrahman di Ridderkerk. Komunitas Muslim Maluku adalah sebagian kecil dari sekitar 12.500 mantan pasukan KNIL asal Maluku beserta keluarganya yang dibawa ke Belanda di awal tahun 1950-an. Sedangkan mayoritas mantan KNIL tersebut Kristiani.

Tetapi pada tahap ini masih terlalu pagi mengaitkan coretan tersebut dengan desain skenario provokasi terhadap umat Islam menjelang pileg 15 Maret 2017 karena masyarakat Muslim Maluku relatif tidak terlibat tindak kekerasan selama ini di Belanda. Semoga pihak berwajib segera menemukan pelaku dan motif serta menyelesaikan kasus ini di pengadilan. Mudah-mudahan kejadian serupa tidak terulang kembali dan rasa aman kembali dirasakan para jamaah masjid.

Masjid An-Nur, Waalwijk

image_pdf

Comments

comments

About Baba Siu

Check Also

Putin Dunia Islam dapat memperhitungkan Russia-islamicgeo

Putin: Dunia Islam dapat Memperhitungkan Russia

MOSCOW, ALAMISLAMI.COM — Presiden Russia Vladimir Putin mengatakan pada Rabu (17/5) bahwa Russia akan selalu …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *