Home / Afrika / Presiden Mahkamah Pidana Internasional Diduga Terima Suap 17 Juta Dollar agar Menyeret Presiden Sudan
Presiden ICC Diduga Terima Suap 17 Juta Dollar agar Menyeret Presiden Sudan-Islamicgeo

Presiden Mahkamah Pidana Internasional Diduga Terima Suap 17 Juta Dollar agar Menyeret Presiden Sudan

LONDON, ALAMISLAMI.COM — Presiden Mahkamah Pidana Intenasional (ICC), Silvia Gurmendi Fernández menghadapi tuntutan mundur dari jabatannya, setelah diduga menerima suap jutaan dolar Amerika agar ICC menjatuhkan tuduhan kepada Presiden Sudan Omar al-Bashir melakukan pelanggaran HAM di wilayah Darfur.

The London Evening Post, 3 Juli, 2016, menyebutkan bahwa ia memiliki data yang menunjukkan Gurmendi telah menerima suap antara tahun 2004 dan 2015 melalui rekening pribadinya di Bank Banco Popular di Kepulauan Virgin dan di bank First Carribean di Bahamas, serta dana dari sejumlah keturunan Israel yang jumlahnya berkisar 17 juta dolar Amerika yang digunakan untuk menyuap para saksi mata yang dapat memudahkan ICC menjatuhkan tuduhan kepada Presiden Sudan.

Diduga uang suap tersebut mengalir ke rekening Hakim Gurmendi dari perusahan-perusahaan dan lembaga seperti Barting Holding Ltd, Atlantic Corporation, Genesis Internasional Holdings dan Napex Internasional, dan semuanya adalah perusahaan finansial offshore -tidak tunduk pada pengawasan internasional- yang dilakukan dengan beberapa tahap transfer berkisar antara 150 ribu dolar dan 250 dollar Amerika.

Menurut The London Evening Post, dana tersebut diberikan kepada Hakim Gurmendi, ketika keputusan pidana Presiden Bashir sedang dalam penyelidikan, dimana ICC waktu itu mencari bukti keterlibatan Bashir dalam pelanggaran HAM di Darfur.

The London Evening Post menambahkan bahwa Gurmendi membagi-bagi dana tersebut ke faksi-faksi yang ada di Darfur, di antaranya Gerakan Pembebasan Sudan yang didirikan oleh Abdul Wahid Muhammad Nur dan yang lainnya pada tahun 2002. Gurmendi diduga menggunakan dana tersebut untuk ‘merekrut, melatih, dan untuk menghadirkan bukti dan saksi palsu terhadap Presiden Bashir.

Skandal suap ini mendorong Presiden Pan Forum Afrika, Dr. Devid Nyekorach Matsanga menuntut Hakim Gurmendi untuk mengundurkan diri dari jabatannya. Menurut Devid, hal tersebut sangat tidak layak bagi seorang Presiden Mahkamah Pidana Internasional menerima dana yang sangat besar dan illegal melebihi gaji tahunannya.

Devid juga menambahkan bahwa sekarang telah nampak bahwa tuduhan yang dialamatkan kepada Presiden Bashir dilakukan melalui penyuapan petinggin ICC, ia menambahkan bahwa sebelumnya Pan Forum Afrika telah menyerahkan bukti-bukti keterlibatan Mantan Penuntut Umum ICC, Louis Moreno-Ocampo pada kasus al-Bashir.

Devid melanjutkan pihaknya memiliki berkas dan bukti yang banyak terhadap Ocampo, termasuk rekaman audio dan video serta bukti-bukti pendanaan yang menjelaskan gerakan pendanaan yang besar membeli saksi mata pada masalah yang dituduhkan terhadap al-Bashir. (Thelondoneveningpost/Islamicgeo/Anas)

image_pdf

Comments

comments

About admin

Check Also

Perang-Proxy-Gerakan-Separatis-Darfur-di-Libya-islamicgeo

Perang Proxy Gerakan Separatis Darfur di Libya

Sejak awal berdirinya, Gerakan-gerakan Separatis Sudan penuh dengan raport kejahatan berupa penculikan, pembunuhan, penjarahan dan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *