Mengatur pola makan ternyata sangat efektif untuk membebaskan diri dari gangguan keputihan. Caranya - antara lain - kurangi makan roti !. Lho kok…? Iya, karena roti,menyuburkan jamur.
Setiap wanita paham betul arti keputihan ini. Sering disepelekan, tetapi akibatnya sangat merepotkan. Yang awalnya dianggap hanya cairan vagina biasa, tapi bila didiamkan akan membawa keluhan yang beruntun. Basah yang kelewatan (sampai-sampai harus mengenakan pembalut ), rasa gatal dan perih, bahkan seringkali diikuti nyeri perut bagian bawah.
Keputihan, yang biasa diiklankan dengan istilah Si Putih itu , adalah kondisi yang ditandai dengan gejala keluarnya cairan selain darah dari organ reproduksi wanita, lewat vagina. Gejala ini dalam istilah kedokteran disebut leukorrhea. Diperkirakan tiga dari empat wanita dewasa pernah mengalami keputihan ini, minimal sekali dalam hidupnya.
Dalam keadaan normal keputihan bisa saja terjadi. Hal ini karena berhubungan dengan siklus hormonal. Vagina, dalam keadaan normal, selalu berada dalam kondisi lembab, basah oleh cairan lendir yang bersifat asam. Keadaan seperti itu berperan menjamin fungsi optimal organ ini.
Pada awal siklus haid, lapisan dalam vagina yang terbentuk adalah tipis dan bening. Setelah ovulasi terjadi (pelepasan sel telur) lendir yang terbentuk berubah sifatnya menjadi kental dan keruh. Hal ini disebabkan karena pengaruh hormon, estrogen clan progesteron. Bila keputihan masih dalam batas-batas gejala ini, boleh dikatakan normal. Tetapi sekresi lendir ini akan berlebihan dalam beberapa keadaan, seperti masa awal menstruasi (pengaruh hormon estrogen), mengalami gairah seksual, saat kehamilan, pemakaian kontrasepsi pil dan IUD ataupun wanita yang sedang mengalami stres. Bayi yang baru lahir juga mengeluarkan cairan ini. Hal ini disebabkan oleh pengaruh hormon estrogen ibunya.














Discount sampai 
















Recent Comments