Bismillahir Rohmanir Rohim,
alami & islami, satu-satunya pilihan gaya hidup dalam menyongsong peradaban masyarakat masa depan yang
'kamil' (sempurna) dan
'syamil' (menyeluruh).
alamislami.com hadir untuk memudahkan Anda mewujudkannya dengan : blog artikel-artikel sehat alami, toko online, pengembangan produk gaya hidup sehat alami & islami, herbal, obat alami, produk peduli lingkungan (green product), dan sebagainya yang semua masih dalam satu 'benang merah' :
alami & islami.
PRODUK UNGGULAN
Mau lihat semua produk ? klik di sini
Siapa tak tahu brokoli. Selain kaya vitamin, mineral, dan serat, brokoli termasuk sayuran andal yang kaya senyawa penggempur kanker. Nah, tunggu apa lagi, mari lebih rajin menyantap brokoli.
SELAMA ini kita telanjur menggolongkan brokoli sebagai sayuran daun hijau. Padahal, apa yang biasa kita santap dari brokoli bukanlah daunnya, tapi dompolan bunganya. Tapi ya biar sajalah, toh bunga itu pun gizinya tak kalah unggul dari sayuran daun hijau.
Tanaman asli Italia ini namanya berasal dari bahasa setempat broccolo, artinya tunas kol. Teksturnya renyah, rasanya manis khas. Mau ditumis gaya Cina dengan tambahan irisan tipis daging sapi, atau disajikan bersama kentang rebus dengan siraman saos putih (bechamel sauce), sama lezatnya! Read more
Dulu dianggap sebagai tanaman parasit. Setelah diberitakan keberhasilannya mengobati kanker, tanaman yang mempunyai bunga seperti ekor tikus ini mulai dicari.
TIDAK ADA yang lebih menakutkan bagi Ibu Patoppoi Pasau selain didiagnosa menderita kanker payudara stadium III. la telah menyaksikan sendiri bagaimana penderitaan dua orang saudara kandungnya yang juga terkena kanker payudara. Bertekad memenangkan ‘pertarungan’ melawan kanker, Ibu Patoppoi, dengan dukungan suami, memutuskan mencari pengobatan alternatif selain pengobatan moderen.
Berbekal informasi dari seorang teman, setelah menunggui istrinya menjalani operasi pengangkatan payudara, Bapak Patoppoi berangkat ke Malaka di Malaysia untuk membeli jamur Ling-zhi, yang konon dapat menyembuhkan kanker. Ketika hendak membeli jamur tersebut, secara tak sengaja ia menemukan buku yang berjudul “Cancer, Yet They Live!” Buku tersebut tidak hanya menunjukkan gaya hidup yang sehat tapi juga memperkenalkan manfaat tanaman yang di Malaysia biasa disebut sebagai Keladi Tikus.
Read more
Recent Comments